Tuesday, 27 March 2012

Someone


Apakah kamu pernah mempunyai seseorang yang amat berperan dalam hidupmu?
Maksudku bukan orang tua, keluarga ataupun teman-teman.
Lebih spesifik terhadap seseorang yang selalu berada di sampingmu. In every situation.
Aku tahu itu rasanya sangat membahagiakan, bukan?

Aku tahu saat ini belum waktunya untuk aku membicarakan hal tersebut.
Tapi aku ingin menceritakan tentang seseorang yang pernah membuatku sebahagia itu, Namun pada akhirnya aku terpaksa melepaskannya karena aku telah menyia-nyiakannya.
Aku tahu ini salahku, ya aku tahu aku belum benar mencintai diriku sendiri apalagi orang lain.
Tapi itu sakit, sungguh sakit sekali.

Mungkin dari sana aku belajar, bahkan banyak pelajaran yang ku ambil dari kejadian tersebut.
Aku menyesal dan menginginkannya kembali.
Itu hal yang sangat absurd dan aku tak percaya bahwa aku mengalaminya sendiri.
Tapi tidak, aku harus berfikir secara rasional.

Aku pernah mendengar satu kalimat.
Jika kamu melihat seseorang yang kamu cintai itu bahagia, maka kamu ikut bahagia juga.
Aku tak percaya dengan kalimat tersebut.
Tapi aku sedikit percaya dengan kalimat tersebut

Apakah kamu senang melihat seseorang yang kamu cintai bahagia bersama orang lain?
Mungkin iya, mungkin juga tidak.
Jika iya, kamu gagal dalam membahagiakannya.
Dan jika tidak, kamu gagal dalam proses pendewasaanmu.

Aku tahu semua ini salahku.
Tapi kenangan hanyalah kenangan, aku harus tetap berjalan melanjutkan hidupku sambil menggenggam puing-puing kenangan yang sudah hancur namun masih lengkap.
Namun pada akhirnya aku hanya tersenyum dan berkata.
Terima kasih atas pelajaran yang kau berikan, kau bisa mengubah hidupku,



No comments:

Post a Comment